Arsitektur Rimpang

Sumber gambar dari: http://www.tempo.co/read/news/2011/05/26/090337008/Kota-Besar-di-Indonesia-Tak-Nyaman-Dihuni 
yang diakses pada 02/02/2015 

Kota-kota di Indonesia adalah salah satu bentuk dari chaos planning, terlahir dari ketidakteraturan yang membentuk suatu jaringan. Dimana aturan menjadi tidak mengikat dan hanya menjadi benang merah yang disepakati bersama oleh masyarakat (bersifat tidak tertulis). Sementara pemikiran sekarang adalah bagaimana menrencanakan kota yang tertata dan ter-organisir. Yang memicu pemikiran para perencana kota untuk memunculkan suatu industri informal berupa perumahan yang tertata rapi.

Sedangkan industri perumahan itu, nantinya akan mengakibatkan “pet architecture’’ seperti halnya di jepang. Pet architecture sendiri lahir karena wujud “perlawanan” terhadap pengaruh arsitektur perumahan yang mengglobal di jepang. Karena keterbatasan lahan dan harga tanah yang tinggi, pet architecture menciptakan gaya arsitektur tersendiri dengan pemecahan-pemecahan utilitas yang unik.

Akan tetapi berdasarkan fenomena yang ada, pet architecture akan sulit terjadi di Indonesia, mengingat culture masyarakat kita adalah culture masyarakat yang “chaos” (keteraturan yang tidak punya aturan). Chaos planning sendiri memiliki makna, yang artinya adalah kota akan lebih baik tidak teratur dari pada diatur. Fenomena  itulah yang terjadi di Indonesia, sebagaimana peraturan itu dibuat, akan ada perlawanan dari masyarakat kita yang melanggar, dan itu sudah menjadi budaya. Sehingga dengan adanya industri perumahan yang ada, masyarakat kita masih tetap mempunyai cara tersendiri dalam mengatur lingkunganya.

Seperti halnya masyarakat di Indonesia, masyarakat Yogyakarta juga mempunyai keteraturan yang tidak teratur (chaos) tersendiri. Walaupun memang sekarang ini banyak dijumpai perumahan-perumahan, apartemen, maupun condotel yang disuguhkan oleh para pengembang, masyarakat Yogyakarta masih mempunyai cara sendiri dalam mengatur lingkungannya. Inilah yang menjadi titik pembahasan  dari perenacanaan seorang arsitek maupun uraban planner yaitu dengan melibatkan masyarakat sekitar (kampung) untuk membentuk lingkungan.

Komentar

Postingan Populer